Jumat, 19 Desember 2008

Otzi Manusia Es Berumur 5200 Tahun Telah Mengetahui Manfaat Lumut Untuk Mengobati Luka

Otzi Manusia Es Berumur 5200 Tahun Telah Mengetahui Manfaat Lumut Untuk Mengobati Luka

Mumi manusia es yang dikenal dengan nama Otzi mungkin sempat makan lumut sebelum tewas mengenaskan. Berdasarkan analisis terbaru, di dalam perutnya ditemukan 6 jenis lumut berbeda.

Jasad Otzi ditemukan tanpa sengaja pada tahun 1991 oleh seorang turis Jerman di Pegunungan Alpen bagian Timur di bawah lapisan es. Tubuhnya tidak membusuk dan terjaga dengan baik dalam kondisi lingkungan yang beku.

Penelitian menunjukkan pria tersebut diperkirakan tewas 5200 tahun lalu pada usia 45 tahun. Sebelum tewas, ia terluka di bagian bahu terkena anak panah dan kemungkinan tewas karena trauma. Ia mungkin seorang pemburu semasa hidupnya.

Sebelumnya, makanan terakhirnya sebelum tewas diperkirakan daging. Namun, di dalam perutnya ternyata ditemukan lumut. James Dickson dari Universitas Glasgow dan koleganya menyatakan temuan ini mengejutkan karena lumut termasuk jenis tumbuhan yang tidak enak apalagi bergizi.

Jadi, kemungkinan lumut tanpa sengaja tertelan saat makan atau minum. Ada kemungkinan lumut tersebut ikut terbawa makanan karena salah satu jenis lumut yang ditelannya kemungkinan dipakai untuk membungkus makanan. Misalnya jenis Neckera complanata.

Kemungkinan lainnya, Otzi minum air yang tercampur lumut di hari-hari terakhirnya. Lumut yang biasa ikut terbawa dalam minuman adalah jenis Hymenostylum recurvirostrum.

Namun, bisa jadi ia juga menelan lumut lainnya dari jenis Spaghnum imbricatum yang merupakan bagian ramuan untuk mengobati luka. Lumut jenis tersebut hanya ditemukan paling dekat 30 kilometer dari lokasi penemuan mayat Otzi. Artinya, manusia es itu membawa lumut tersebut dalam perjalanannya.

“Jika dia tahu manfaat lumut tersebut–dan kedengarannya masuk akal–ia mungkin mengumpulkannya untuk mengobati lukanya,” ujar para peneliti yang melaporkannya dalam jurnal Vegetation History and Archaeobotany edisi terbaru.

Sebagian kecil lumut tersebut mungkin menempel di tangannya dan ikut termakan saat makan daging atau roti. Alasan tersebut sangat mungkin karena selain di bahunya, Otzi juga diketahui luka di telapak tangan kanannya.

Hacker Beraksi!!

Hacker Jebak Korban Dengan Tawaran Update Internet Explorer 8


Sebelum mengunduh (download) Internet Explorer 8 versi lanjut, para pengguna komputer sebaiknya memastikan tawaran itu betul-betul berasal dari Microsoft dan bukan dari peretas (hacker).

Sebuah email spam yang menawarkan versi beta dari browser web itu telah ditemukan secara reguler di Internet belum lama ini.

Namun demikian, email itu berisi Kuda Troya, sebuah program yang membiarkan software berbahaya masuk ke sebuah komputer, demikian menurut G Data, sebuah perusahaan Jerman yang menyediakan software keamanan.

Dalam kasus ini, software ini menjangkiti sebuah komputer dan mengubahnya menjadi PC Zombie, yang kemudian dapat diakses dari jauh.

PC Zombie sesungguhnya tidak lebih dari komputer desktop dan notebook biasa yang dikendalikan dari jarak jauh.

Biasanya, mereka disalahgunakan untuk secara otomatis menyalurkan spam maupun serangan phishing, melakukan serangan denial-of-service (DoS) ke server atau jaringan, atau menyebarkan virus atau worm baru.

Cacing Medusa Dapat Hidup Dilumpur Panas Gunung Berapi

Cacing Medusa Dapat Hidup Dilumpur Panas Gunung Berapi

aih..cacing nya mempunyai bentuk yg sangat aneh ya... tapi memiliki keistimewaan lho

Tidak hanya hidup di lumpur hangat yang ada di dasar laut, jenis cacing yang baru ditemukan ini juga memiliki “rambut api.” Tubuhnya tak hanya silinder memanjang umumnya cacing, melainkan di salah satu ujungnya terdapat banyak serabut berwarna merah yang bergerak bebas.

Karenanya pantas kalau cacing temuan Ana Hilario dari Universitas Averio Portugal itu akan dinamai Medusa, untuk mengingatkan pada makhluk berambut ular dalam mitologi Yunani. Hilario menemukannya di endapan lumpur vulkanik di Teluk Cadiz, Spanyol yang berada di bagian barat daya Samudera Atlantik.

Lumpur vulkanik yang muncul dari rekahan di dasar laut mengandung methan sehingga menyediakan sumber energi yang melimpah untuk membentuk komunitas kehidupan yang beragam. Dari kawasan tersebut, Hilario dan timnya menemukan 20 cacing namun hanya satu yang paling unik.

Cacing yang berukuran kecil tersebut diidentifikasi dalam kelompok yang disebut frenulate. Para ilmuwan belum banyak tahu mengenai cacing jenis ini. Salah satu rahasia alam yang telah diketahui bahwa di dalam tubuhnya terdapat organ khusus yang mengandung bakteri.

Bakteri tersebut membantu menghasilkan senyawa organik yang dibutuhkan cacing tersebut. Tubuh cacing menyerap zat kimia seperti methan melalui permukaan tubuhnya dan meneruskannya ke organ beriis bakteri untuk diolah

ini lah penemuan Otak manusia yg sudah berumur 2000 tahun!!!

Penemuan Terbesar Dibidang Arkeologi Adalah Penemuan Fosil Otak Manusia Berusia 2000 Tahun

bayangkan OTAK 2000 tahun!!! itu bukan waktu yg sebentar lo.

fosil-otak-manusia-teknologi-terkini-arkeologi-penemuan-informasiOtak manusia tersusun dari jaringan lunak yang sangat mudah terurai mikroba begitu terkubur di tanah. Namun, siapa menyangka masih ada yang bertahan selama 2000 tahun.

Para arkeolog menemukannya dalam rongga tengkorak yang ditemukan dari situs purbakala di sekitar Universitas York, Inggris. Tengkorak berisi fosil otak itu ditemukan di bekas area pertanian yang pernah digarap sejak 2000 tahun lalu.

Mereka mengklaim otak berusia 2000 tahun itu sebagai fosil otak manusia tertua di Inggris. Pengukuran karbon menunjukkan orang tersebut kemungkinan hidup 300 sebelum Masehi.

Ukurannya sudah tak sebesar otak aslinya. Namun, setelah dilakukan pemindaian sinar-X terlihat onggokan berwarna kuning yang bentuknya masih seperti otak hanya menyusut. Otak mungkin mengalami fosilisasi dan terhindar dari serangan mikroba pengurai.

“Mengejutkan karena hasil pemindaian menunjukkna struktur yang bentuknya seperti otak aslinya” ujar Philip Duffey, konsultan neurologi yang melakukan penelitian itu. Meski demikain jarngan otaknya sendiri mungkin telah habis terutama jaringan lemaknya yang mudah terurai mikroba.

Ia yakin ada perlakukan khusus sehingga otak bertahan. Mungkin karena tambahan material pengawet atau sejenisnya. Saat ditemukan, tengkorak terbenam dalam lumpur yang mungkin bagian dari ritual pengorbanan

negeri sakura ini telah menemukan cara pembuatan Dna lho

Ilmuwan Jepang Menemukan Cara Membuat DNA Buatan

July 22, 2008 ·

Para pakar kimia Jepang mengklaim telah berhasil menyusun DNA buatan dari molekul-molekul organik. Terobosan ini menjanjikan harapan baru untuk mengembangkan sejumlah teknologi tinggi. Misalnya, untuk mengembangkan terapi gen yang lebih akurat dan sesuai sasaran. DNA buatan juga menjadi kunci pengembangan komputer masa depan yang berbasis nanoteknologi.

DNA yang dikenal sebagai rangkaian molekul dalam bentuk spiral ganda (double helix) merupakan cetak biru kehidupan. Perannya sangat penting karena mengendalikan semua fungsi dalam tubuh makhluk hidup.

Secara alami, DNA tersusun dari empat jenis basa. DNA buatan yang dibuat para peneliti di Universitas Toyama, Jepang, juga tersusun dari empat jenis basa yang meniru DNA alami. Rangkaian basa di dalam medium gula membentuk struktur spiral ganda seperti DNA sebenarnya.

Para imuwan sudah mencoba merangkai DNA ke dalam sirkuit elektronika sederhana. Sejumlah ilmuwan juga bertahun-tahun mencoba meniru DNA buatan untuk memanfaatkan kemampuannya menyimpan informasi yang sangat kompleks, tapi terstruktur. Seperti DNA, arah spiral berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Para peneliti bahkan dapat membuat spiral rangkap tiga.

Struktur kimia yang unik dan sangat stabil ini sangat memungkinkan digunakan untuk mengembangkan berbagai material dan aplikasi bioteknologi. Demikian kesimpulan para peneliti yang akan memublikasikannya dalam Journal of the American Chemical Society edisi 23 Juli 2008. so. keren bangetz kan? bisa bayangkan jika penemuan ini telah sempurna???

Teknologi Jepang Yang sia sia

YANWORKS.WEB.ID/blog

Sesuatu yang ingin ditulis dan dibaca sebagaimana mestinya.

penemuan jepang yang sia-sia

July23

Siapa bilang jepang selalu menemukan barang2 yang berguna, yang memiliki teknologi canggih dan memiliki nilai guna yang tinggi. Jepang juga kadang2 menemukan sesuatu yang boleh dibilang konyol, atau mungkin malah jadi ribet dan aneh.

Dulu beberapa penemuan ini sempat muncul, dan dianggap sebagai penemuan jepang yang sia-sia/percuma (useless japanese invention), berikut beberapa penemuan percuma itu:

1. Korek Api Matahari

Kudu siang, nunggu lama, barangnya gede. wah malah repot nih.

2. Alat berkebun 10 in 1

sepuluh alat jadi satu sih emang bagus, tapi kalo bentuknya gitu, pakenya kan malah susah.

3. Topi Payung


bener sih, tapi kegedean, trus pasti gak nyaman deh.

4. Dasi Serbaguna

Mana ada nyimpen barang2 begituan di dasi, dipake 1 minggu, pasti bungkuk, keberatan.

5. Kamera Panorama 360 derajat

hahaha, susah bener nih, mending sekarang pake video aja kali ya.

6. Alat pembunuh kecoa (sekaligus sendal)

ribet banget, aneh, sendal mah sendal aja, buat mukul kecoak trus maksa ada gagangnya.

7. Topi Tisu buat orang yang lagi flu

wah bener nih, gak bisa nyimpen tisu segede itu di kantong, solusinya di kepala, tapi trus nanti diketawain orang di dunia akherat tuh.

8. Tadah Hujan Pribadi

sayang buang2 air hujan? pake aja ini, gak basah dan dapet air gratis. hehehe.

9. Penyedia oksigen murni

mau dapet oksigen, langsung aja ambil dari sumbernya. sedot langsung! jangan dipake malam hari, bisa mati ntar (keracunan CO2)

10. pelindung rambut saat makan mie

dari semua yang diatas, kayaknya ini yang paling berguna deh, tapi tetep aja aneh, dan sebenarnya bisa diatasi pake cara lain.

Ya, begitulah penemuan2 orang jepang yang kadang2 aneh dan gak penting. tapi tetep kreatif. Ayo semangat orang indonesia! tetep kreatif walau kadang agak aneh.

Semangat! Ganbatte!hahaha....lebih bagus menemukan drpd tidak ada penemuan!!!




Sekarang ini tidak perlu lagi berhenti membayar tol, jd tidak perlu khawatir macet lagi ^_^

Jalan tol di Jakarta, sudah bayar masih dapat "bonus" kemacetan yang Ruaarrr Biasa, belum lagi harus ngantri yang puaaaaannnnnjang hanya untuk membayar di pintu tol ditambah dengan orang yang membayar pake pecahan 1 juta rupiah. Emang ada? :D

Di Jepang, dengan menggunakan sistim ETC (Electronic Toll Collection System) maka anda tidak perlu lagi berhenti untuk membayar tol, cukup dengan berjalan maksimum 20 km per jam pada saat mendekati pintu tol maka secara otomatis pembayaran telah dilakukan.

Cara kerjasanya sangat sederhana, sebelum pintu tol, telah dipasangkan sebuah perangkat pembaca kartu secara nirkabel dan saat anda mendekati pintu tol tersebut, otomatis pintu penghalang otomatis akan terbuka.

Untuk menikmati pembayaran otomatis ini, tentu saja harus membeli semacam voucher yang nantinya diletakkan di dalam mobil yang dimasukkan ke dalam suatu perangkat elektronik (ETC Card Reader).

ETC Card Reader dari Panasonis tipe CY-ETC908 adalah model keluaran terbaru yang bentuknya lebih kecil dan lebih user friendly, bahkan ada peringatan dalam bentuk suara bila voucher anda sudah habis.

Seingat kami, pemerintah kita juga akan memberlakukan sistim pembayaran secara elektronik tapi tetap saja harus membayar dan berarti masih memungkinkan terjadinya antrian di pintu tol, belum lagi mobil di depan yang begitu lama membayar karena masih mencari-cari dimana kartu terebut diletakkan. :-)

Berikut ini video mengenai sistim ETC, walaupun dalam bahasa Jepang tetapi mudah dimengerti kok. Yang aneh dalam video ini, ternyata banyak sekali kecelakaan yang terjadi pada saat membayar tol di Jepang. :D